Wahdah Islamiyah Jakarta dan Forjim Gelar Diklat Jurnalistik Asyik

I Dream Radio – Wahdah Islamiyyah Jakarta-Depok bekerjasama dengan Forjim (Forum Jurnalis Muslim) menggelar Training Jurnalistik Asyik bertema “MENGGAGAS MEDIA, MERAJUT BERDAYA”. Acara digelar pada Sabtu (30/03/2019) pagi hingga sore hari di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq Jatinegara, Jakarta Timur.

Ustadz Ilham Jaya, Lc, MHI selaku pembicara dengan tajuk “Menggagas Media Berdaya Tanpa Tapi”, menekankan pentingnya mengembangkan jaringan media islam. Menurutnya kemajuan informasi dan komunikasi seharsunya dimanfaatkan untuk hal itu. “Kemudahan informasi dan komunikasi seharusnya juga lebih memudahkan aktivis media Islam untuk mengembangkan jaringan mereka lebih luas”, tegas Ustadz Ilham.

Mantan jurnalis Majalah Internasional Al-Bayan London ini juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa dunia Islam sebagai salah satu syarat untuk memengakses informasi-informasi global dan pengembangan jaringan media islam. “Dengan menguasai bahasa asing, wawasan kita tidak terbonsai oleh informasi-informasi dari media yang ada di sekitar kita”, ungkap CEO PT Basaeer Asia Publishing ini.
Diungkapkannya, keberhasilan ekonomi Islam salah satunya sinergi pelaku ekonomi halal non ribawi dengan kalangan intelektualitas salah satunya penulis yang berfungsi mengedukasi masyarakat melalui media.

“Tumbuhnya kesadaran dan Perkembangan industri halal seharusnya jadi ceruk tersendiri bagi perkembangan media Muslim”, terangnya.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Wahdah Islamiyah Jakarta-Depok ini juga mengajak para praktisi media Islam untuk menjalin kerja sama deng kelompok intelektual dan akademisi untuk pengembangan media Islam. (sym)

Enam Warga Kena DBD, Puskesmas Perwira Gandeng IDC Lakukan Fogging Gratis

I Dream Radio, BEKASI — Wabah demam berdarah dengue (DBD) masih terjadi di sejumlah wilayah di Kota Bekasi, Jawa Barat. Di RW 012 Kelurahan Perwira, Bekasi Utara sebanyak enam warga terserang wabah yang mematikan ini.

Untuk mengantisipasi meluasnya wabah DBD, Puskesmas Perwira menggandeng Infaq Dakwah Center (IDC) melakukan fogging (pengasapan) gratis di RW tersebut pada Rabu, 27 Maret 2019.

“Di RW 12 ini kasus DBD ada sekitar enam warga yang terkena. Mungkin dengan fogging ini bisa memutus rantai dari DBD ini, itu sebabnya kita gandeng Laskar Fogging IDC,” ujar Kepala Puskesmas Perwira dokter Lily.

Secara khusus, dokter Lily menyampaikan terima kasih kepada IDC. “Terima kasih atas bantuan IDC yang telah mengirim Laskar Fogging ke RW 12,” kata dia.

Fogging berlangsung mulai pukul 07 pagi hingga menjelang waktu zuhur. Selama berlangsungnya pengasapan ke rumah-rumah warga, Laskar Fogging IDC ditemani pihak Puskesmas, pengurus RW dan pengurus PKK.

Ketua RW 012 Subeno mengatakan, rendahnya kesadaran warga akan kebersihan lingkungan menjadi sebab mewabahnya DBD. Sehingga selain dengan fogging, untuk mencegah meluasnya wabah DBD dilakukan dengan membersihkan lingkungan.

“Ada beberapa warga kami yang sempat dirawat di rumah sakit karena kena DBD. Kita akui, kesadaran warga dalam kebersihan lingkungan masih rendah. Sehingga setelah kasus DBD ini terjadi di lingkungan RW 012, kami langsung melakukan kerja bakti,” ungkap Subeno ketika ditemui di sela-sela pengasapan.

Darsih (59), warga yang terkena DBD berharap setelah dilakukan fogging dan kerja bakti membersihkan lingkungan tidak ada lagi warga RW 012 yang terkena DBD. “Ya mudah-mudahan setelah fogging tidak ada lagi yang kena (DBD). Terima kasih sudah di-fogging,” kata Darsih yang sempat diopname selama sepekan di rumah sakit.

Sementara itu, relawan IDC Firman mengatakan layanan fogging gratis IDC ini mendapat respon positif dari masyarakat luas. “Banyak yang menghubungi call center kami, minta fogging di sejumlah titik. Bahkan ada dari Cikampek yang minta difogging juga. Silakan bagi yang membutuhkan layanan fogging gratis IDC bisa menghubungi kami,” terang Firman.

Layanan fogging gratis IDC ini pertama kali diluncurkan pada pertengahan Februari 2019. Saat ini IDC yang berbasis di Kota Bekasi memiliki dua unit mesin fogging.*

Kisah Abdullah Bin Rawahah & Khalid bin Walid di Perang Mu’tah

Kisah Sahabat Nabi : Kisah Abdullah Bin Rawahah & Khalid bin Walid di Perang Mu’tah

Narasumber: Ustadz Agung Waspodo

Dengarkan Program “MANIS” Majelis Iman & Islam

di IDream Radio 1044 AM

atau streaming www.idreamradio.id

Setiap hari Pukul 05:30 WIB dan 13:30 WIB

Follow sosial media kami:
Whatsapp & Telpon: 0822-9888-1044 , 021-7888-5300
Facebook Page
http://facebook.com/idreamradio1044
Twitter

Instagram http://instagram.com/idreamradio
Website

Home


Aplikasi Android http://idreamradio.id/apk
Telegram t.me/idreamradio

Kisah Zayd Bin Haritsah Dari Budak Menjadi Mujahid

Kisah Sahabat Nabi : Kisah Zayd Bin Haritsah Dari Budak Menjadi Mujahid

Narasumber: Ustadz Agung Waspodo

Dengarkan Program “MANIS” Majelis Iman & Islam

di IDream Radio 1044 AM

atau streaming www.idreamradio.id

Setiap hari Pukul 05:30 WIB dan 13:30 WIB

Follow sosial media kami:

Whatsapp & Telpon: 0822-9888-1044 , 021-7888-5300
Facebook Page
http://facebook.com/idreamradio1044
Twitter
http://twitter.com/idreamradio1044
Instagram http://instagram.com/idreamradio
Website
http://idreamradio.id
Aplikasi Android http://idreamradio.id/apk
Telegram t.me/idreamradio
Kisah Hatib bin Abi Balta’ah

Kisah Sahabat Nabi : Kisah Hatib bin Abi Balta’ah

Narasumber: Ustadz Agung Waspodo

Dengarkan Program “MANIS” Majelis Iman & Islam

di IDream Radio 1044 AM

atau streaming www.idreamradio.id

Setiap hari Pukul 05:30 WIB dan 13:30 WIB

Follow sosial media kami:

Whatsapp & Telpon: 0822-9888-1044 , 021-7888-5300
Facebook Page
http://facebook.com/idreamradio1044
Twitter
http://twitter.com/idreamradio1044
Instagram http://instagram.com/idreamradio
Website
http://idreamradio.id
Aplikasi Android http://idreamradio.id/apk
Telegram t.me/idreamradio
Diluncurkan Februari, Layanan Fogging Gratis IDC Diminati Masyarakat

I Dream Radio – BEKASI—Infaq Dakwah Center (IDC) kembali melakukan layanan fogging (pengasapan) gratis. Kali ini layanan fogging dilakukan di Kampung Ujung Harapan, RT 06 RW 18, Babelan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Ahad (24/3/2019).

Selain fogging, pada kesempatan ini IDC juga membarengi dengan pengobatan gratis di lokasi yang sama. Warga setempat begitu antusias berobat kepada tim dokter dari Go Medica yang digandeng IDC. Sekira seratus lebih warga, baik orangtua, remaja, dan anak-anak mengikuti pengobatan ini.

Untuk layanan fogging, IDC menurunkan empat orang laskar fogging dan dua mesin fogging. Selama pengasapan, warga menyambut Laskar Fogging IDC di depan pintu-pintu rumah mereka. Diantara warga ada yang menginginkan pengasapan hingga ke dalam rumah, ada juga yang menginginkan hanya sebatas di halaman rumah.

Ketua RT 06 Saptaji Pamungkas menyampaikan apresiasi kepada IDC yang telah menggelar bakti sosial di wilayahnya. “Kita bersyukur sekali adanya pengobatan dan fogging gratis dari IDC ini. Sehingga diharapkan warga di sini terhindar dari penyakit,” kata Saptaji saat ditemui di lokasi acara.

Relawan IDC Irfanuddin mengungkapkan antusiasme masyarakat atas layanan fogging gratis. Dikatakan Irfanuddin, sejak diluncurkan Februari 2019 silam, layanan fogging gratis IDC ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.

“Permintaan masyarakat akan layanan fogging gratis begitu tinggi. Banyak masyarakat yang menghubungi call center IDC menyampaikan permintaan fogging gratis di wilayah mereka,” kata Irfanuddin.

Dikatakan Irfanuddin, sebelum di Kampung Ujung Harapan Bekasi, IDC melayani fogging di beberapa tempat, termasuk di daerah Palmerah, Jakarta Barat.

“Jadwal selanjutkan, Rabu pekan depan, 27 Maret 2019 IDC akan melakukan fogging gratis di Perwira, Bekasi bekerjasama dengan Puskesmas setempat. Kemudian, IDC bekerjasama dengan Masjid Agung Al Barkah Bekasi. Selain fogging, diadakan juga pengobatan gratis kerjasama dengan Masjid Agung,” jelas Irfanuddin.

Bagi masyarakat yang menginginkan layanan fogging gratis, Irfanuddin mempersilakan menghubungi call center IDC di 0856-7700-020. “Insyaallah untuk sementara kami hanya melayani fogging gratis di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi),” kata Irfanuddin.*

Pameran Industri Syariah Terlengkap dan Terbesar Akan Digelar untuk Pertama Kalinya di Jakarta

I-Dream radio, Jakarta, 13 Maret 2019 – PT LIMA ARMADA UTAMA (LIMA Events) dan AMK Events akan berkolaborasi menggelar sebuah pameran industri syariah dan halal yang bertajuk Muslim Lifestyle Festival 2019 dan Islamic Tourism Expo 2019.

Pameran ini diselenggarakan untuk menyambut tahun baru Islam 1441 Hijriah dan akan digelar pada tanggal 30 Agustus – 1 September 2019 di Assembly, Plenary, Cendrawasih, Main Lobby, dan Lower Lobby Jakarta Convention Center (JCC). Dengan tema “Integrasi Gaya Hidup Islami”, kegiatan ini dihadirkan sebagai wujud nyata pihak penyelenggara dalam mendorong tumbuh kembangnya industri syariah di Indonesia yang sedang berkembang seiring maraknya produk-produk halal dari berbagai sektor Industri di dalam negeri.

Pertumbuhan industri halal di Indonesia meningkat setiap tahunnya. Hal ini didukung oleh beberapa faktor, antara lain jumlah populasi masyarakat Indonesia. Global Islamic Economy (GIE) 2017 mengungkapkan bahwa Industri syariah dan halal secara global diproyeksikan bernilai sebesar 3,081 miliar dolar di tahun 2022 sementara Indonesia dengan total populasi 261 Juta orang dengan PDB 1015,54 miliar dolar AS pada 2017 dan 87,2% warganya adalah muslim menjadikan Indonesia sebagai tempat tinggal bagi 12,7% muslim dunia. Lebih lanjut lagi dari 6 sektor industri syariah dan halal, Indonesia hanya masuk ke top-10 negara yang industri syariahnya unggul yaitu sektor Islamic Finance, Halal Travel dan Halal Cosmetics & Pharmaceutical. Data-data ini menunjukkan betapa industri halal memiliki potensi yang luar biasa di Indonesia.

Oleh karena itu kegiatan ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk lebih mendorong berkembangnya industri syariah dan halal di tanah air. Selain itu kegiatan ini juga dapat dijadikan sebagai ajang bagi para pelaku industri syariah untuk dapat terhubung secara langsung dengan para pelanggan maupun calon pelanggan potensial serta menambah wawasan mengenai produk dan jasa yang halal. Gelaran ini juga akan menampilkan kolaborasi dengan Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI). Peran kami sebagai komunitas pengusaha muslim, sesuai visi dan misi kami sedapat mungkin kami ingin berkontribusi untuk menyebarluaskan ilmu tentang bagaimana pengusaha muslim melaksanakan dan mengelola usahanya sesuai dengan contoh yang diberikan oleh Rasulullah dan para sahabat. Oleh karena itu, pameran ini juga memberikan kesempatan bagi pengusaha dan calon pengusaha muslim untuk menjalin jejaring,” ujar Rachmat S. Marpaung, Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI).

Kegiatan ini merupakan pameran industri syariah dan gaya hidup halal terbesar di Indonesia yang menggabungkan konsep pameran B2B dan B2C dengan 3 fitur khusus yakni pendidikan Islam, pojok bisnis kreatif, dan konferensi. Eksibitor yang hadir pada kegiatan ini mewakili seluruh sektor industri syariah dan halal yaitu Halal Food, Islamic Finance, Halal Travel & Tourism, Modest Fashion, Halal Media, Halal Cosmetics & Pharmaceuticals yang memiliki konsep integrasi gaya hidup Islami lengkap dengan business matching, panggung ukhuwah (silaturahmi), workshop, presentasi produk, edukasi umat, Islami playground corner, dan masih banyak acara menarik lainnya.

“Pameran bertema muslim memang sudah banyak digelar di Indonesia khususnya di bidang mode muslim atau makanan dan minuman halal. Berbeda dengan pameran-pameran yang sudah pernah ada, Muslim Lifestyle Festival 2019 menghadirkan beragam produk dan jasa yang memberikan wawasan dan referensi mengenai industri halal. Sesuai dengan tema yang kita ambil tahun ini, kami berharap pameran ini mampu menjawab kebutuhan pengunjung untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup halal dalam kehidupan sehari-harinya mulai dari makanan, jasa keuangan, perjalanan wisata, kosmetika dan perawatan tubuh, dan perjalanan wisata. Untuk menjadikan pameran ini semakin lengkap, kami menggandeng Islamic Tourism Expo yang berskala internasional serta telah diselenggarakan selama bertahun-tahun,” kata Deddy Andu, Direktur PT. Lima Armada Utama.

“Kami senang sekali jika pelaksanaan Indonesia Tourism Expo 2019 berbarengan dengan Muslim Lifestyle Festival 2019, sehingga menjadikan kegiatan ini sebagai referensi yang lengkap dengan beragam pilihan produk dan jasa halal. Dari segi pariwisata sendiri, Indonesia memiliki ratusan destinasi wisata yang apabila diolah, misalnya dengan menyediakan penginapan, makanan dan minuman halal, dapat menjadi potensi ekonomi yang sangat besar bagi Indonesia, ” tutur Bambang Hamid, Direktur Pelaksana Islamic Tourism Expo.

Muslim Lifestyle Festival 2019 dan Islamic Tourism Expo 2019 akan menempati lahan indoor dan outdoor di JCC Senayan seluas 15,000 m2 dan akan menampilkan ±500 eksibitor dari para berbagai sektor industri syariah di Indonesia. Kegiatan ini akan digelar selama 3 (tiga) hari di Assembly, Plenary, Cendrawasih, Main Lobby dan Lower Lobby JCC, menghadirkan produk-produk multi industri, talkshow, dan workshop sebagai ajang edukasi masyarakat tentang gaya hidup halal di Indonesia, serta berbagai hiburan menarik sebagai bagian dari selebrasi gelaran perdana Muslim Lifestyle Festival 2019.

Tentang LIMA Events
LIMA Event (PT LIMA Armada Utama) adalah bagian dari AMARA Group (PT Amara Pameran Internasional), penyelenggara pameran terkemuka di Indonesia. Hingga tahun 2017, AMARA Group telah sukses menggelar 3.000 acara besar yang berasal lebih dari 10 industri dan mendatangkan 1.5 juta pengunjung. Salah satu portofolio terbesar adalah pameran GIIAS (GAIKINDO Indonesia International Auto Show) yang menempati area seluas 100.000 meter persegi dan mendatangkan lebih dari 450.000 pengunjung.

Selain Muslim Lifestyle Festival, LIMA Events sendiri merupakan penyelenggara dari GBK – Indonesia Senayan Festival (ISEE FEST) sebuah creative culture festival bertempat di Gelora Bung Karno (GBK) yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 September – 6 Oktober 2019.

Tentang Islamic Tourism Expo
Islamic Tourism Expo (ITE) merupakan event unggulan dari AMK Event (PT Arrayyan Multi Kreasi), yang telah berpengalaman selama 14 tahun menyelenggarakan pameran wisata muslim. ITE merupakan Pameran Bisnis ke Bisnis (B2B) ajang untuk bertemu peserta pameran internasional dengan peserta pameran lokal / domestik (agen perjalanan haji). Pameran ini sudah berlangsung selama 14 (empat belas) tahun dan berhasil mendatangkan pengusaha bidang pariwisata dari Saudi Arabia, Mesir, Turki, Jordan dan berbagai negara penyelenggara wisata muslim, akan datang untuk menjalin kerjasama dengan pengusaha pariwisata muslim Indonesia.

Tidak hanya itu, Pameran ini juga Business to Consumer (B2C) dimana sebagai tempat untuk bertemu peserta pameran lokal / domestik dengan konsumen dengan menawarkan paket atau produk baru haji, umrah dan pariwisata Muslim dan produk lainnya yang berkaitan dengan pariwisata Muslim. Pada event ini, konsumen bisa memilih beragam produk wisata muslim dengan harga terbaik. Acara ini juga akan menggelar Seminar / Lokakarya Industri Perjalanan Muslim untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai haji umrah dan industri pariwisata Muslim.

Tentang Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI)
KPMI (Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia) dibentuk pada tahun 2010 di Bogor sebagai sarana bersama bagi pengusaha muslim untuk mendalami akidah Islam yang lurus dan syariat Islam dalam bermuammalah (Fiqih Muammalah).

KPMI didirikan oleh beberapa assatidzah dan pengusaha muslim yang memiliki keinginan kuat menyebarluaskan ilmu tentang bagaimana pengusaha muslim melaksanakan dan mengelola usahanya sesuai dengan contoh yang diberikan oleh Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam dan para sahabat Radi-Allahu anhu serta generasi Islam terdahulu agar kita bisa sukses di dunia dan selamat di akhirat.

Saat ini anggota KPMI tersebar di 39 Korwil, 36 Korwil Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia dan 3 Korwil di luar negeri. Anggota KPMI yang terdaftar berjumlah lebih dari 40.000 orang baik yang sudah jadi pengusaha maupun calon pengusaha.

Ubah Limbah Plastik Menjadi Tas Cantik Bersama PD Salimah Denpasar

I-Dreamradio.id, Denpasar – Dalam rangka turut berpartisipasi menjaga lingkungan lewat pengelolaan sampah plastik, Salimah PD Denpasar menyelenggarakan pelatihan merajut kresek dengan tema “Ubah Limbah Plastik Menjadi Tas Cantik.” Acara yang diselenggarakan pada hari Minggu, 10 Maret 2019, di Musholla Al Falah tersebut dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, guru, pekerja seni, jamaah majelis taklim hingga relawan rumah singgah pasien kanker.

Dina Romadianingrum selaku ketua PD Salimah Denpasar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ibu-ibu harus berperan aktif dalam pengelolaan limbah sampah, utamanya sampah rumah tangga. Melalui pelatihan ini, peserta yang semuanya ibu diharapkan memiliki keterampilan sehingga sampah rumah tangga yang berupa plastik kresek bisa diwujudkan menjadi tas cantik yang bisa bermanfaat untuk peserta.

Selain itu disampaikan juga terkait sejarah Salimah berikut visi dan misinya yang berorientasi pada perlindungan anak, perempuan dan keluarga Indonesia.

Acara yang dipandu oleh Teh Ncie ini mengajarkan peserta bagaimana cara memotong plastik kresek hingga bisa berupa tali yang bisa dirajut menjadi bentuk tas yang cantik. (Ana)

Sumber: Rilis

Warga Apresiasi Pengobatan Massal dan Fogging Gratis IDC, Program Mulia Sangat Bermanfaat

I-Dream Radio, BEKASI – Infaq Dakwah Center (IDC) bekerjasama dengan Tim Medis Go Medica kembali menggelar bakti sosial (Baksos) berupa pengobatan massal dan fogging secara gratis untuk warga RW 08, Perumahan Pondok Ungu Permai, Kaliabang, Bekasi Utara, Jawa Barat.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan implementasi dari program wakaf kesehatan IDC. Di mana program tersebut fokus memberikan layanan kepada masyarakat.

“Program ini sebagai bagian khidmat Infaq Dakwah Center (IDC), melalui dana wakaf kaum Muslimin. Ke depan, program wakaf IDC membutuhkan dukungan dari masyarakat, sehingga layanan ini bisa terus memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Ustadz Badrul Tamam, Relawan Senior IDC, saat membuka Baksos di lokasi, Ahad (10/3/2019).

Menanggapi hal tersebut, Bapak Aiman, selaku Ketua RW 08 Perumahan Pondok Ungu Permai, mendukung kegiatan IDC dan menyampaikan ucapan terima kasih.

“Saya atas nama warga RW 08 dan saya selaku Ketua RW 08 mengucapkan banyak terima kasih kepada IDC yang telah memberikan sumbangsih bakti sosial terhadap masyarakat. Dengan teriring doa jazaakumullah ahsanal jazaa, semoga kebaikan yang diberikan ini dibalas oleh Allah dengan sebaik-baik kebaikan,” kata Aiman.

Setelah dibuka, ratusan warga pun berbondong-bondong mendatangi kantor sekretariat RW 08, tempat digelarnya pengobatan massal.

Ibu Sularsih misalnya, wanita yang sudah sepuh ini harus dipapah saat ingin berobat gratis, lantaran penyakit yang dideritanya.

“Hipertensi, kaki baal (mati rasa) sama gatel-gatel,” tutur Ibu Sularsih menceritakan sakitnya.

Demikian pula dengan Bapak Sularso, pria paruh baya ini berobat karena mengeluhkan sakit batuk, pilek dan pusing. Setelah mendapatkan pelayanan kesehatan dari tim medis, Sularso menyampaikan ucapan terima kasih kepada IDC.

“Saya mengucapkan terima kasih ada pengobatan gratis dari IDC. Semoga bisa berlanjut seterusnya. Kalau sehat kan bisa beribadah,” ujarnya.

FOGGING GRATIS BERMANFAAT CEGAH DEMAM BERDARAH

Selain pengobatan massal, pada kesempatan yang sama, Laskar Fogging IDC beraksi melakukan pengasapan di seluruh RW 08.

Tak kenal lelah, sejak pukul 09.00 WIB pagi Laskar Fogging IDC blusukan ke tiap gang, satu demi satu pintu-pintu rumah penduduk pun didatangi untuk diasap, agar nyamuk aides aegypti, kecoa dan serangga mati seketika.

“Lumayan berat alatnya, tapi senang sih bisa bantu orang,” ucap Embul, salah seorang Laskar Fogging IDC.

Menurut Bapak Bandar, selaku Ketua RT 001 RW 08 mengungkapkan kegiatan fogging gratis dari IDC sangat membantu lingkungan tempat tinggalnya, mencegah demam berdarah.

“Kegiatan ini baik sekali. Kerjanya juga luar biasa. Atas nama warga RT 001 RW 08 kami mengucapkan terima kasih sekali atas kegiatan yang dilakukan IDC,” kata Bandar.

Hal tersebut diaminkan oleh Ketua RW 08, Bapak Aiman. Ia mengungkapkan, di lingkungannya pernah terjadi wabah demam berdarah yang menyerang sebanyak 33 anak.

“Pernah terjadi wabah demam berdarah di tempat kami itu sampai menyerang sebanya 33 anak. Sehingga (fogging) ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat dan sangat mulia, karena ini merupakan bentuk pertolongan terhadap warga masyarakat dari IDC,” ujar Aiman.

Apa yang disampaikan kepala lingkungan, dibenarkan oleh warga RW 08. Ibu Jamilah salah satunya, menurutnya kegiatan fogging gratis ini sangat bermanfaat. Sehingga ia berharap bisa dilakukan lebih sering.

“Saya malah berharap bisa dilakukan sebulan sekali, tanpa harus menunggu penyakit itu datang. Kalaupun warga harus dikenai biaya Rp 10.000,- atau Rp 5.000,- insya Allah masih mampu. Kalau gratis lebih bagus lagi,” tuturnya.

Terakhir, Ibu Jamilah selaku warga RW 08 menyampaikan ucapan terima kasih kepada IDC atas bakti sosial yang digelar.

Seiring kumandang adzan shalat zhuhur, kegiatan bakti sosial pun berakhir. Baksos berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan antusias dari warga sekitar. Bagi warga yang ingin mendapat layanan fogging gratis bisa menghubungi 08122700020 admin Relawan IDC.

Salimah mendirikan Inkossuma

iDream Radio, Jakarta – Persaudaraan Muslimah (Salimah) sebagai ormas perempuan yang berdiri sejak tahun 2000 dan memiliki perhatian terhadap masalah ekonomi melalui pendirian 122 Koperasi Primer di Tingkat Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Koperasi Syariah Serba Usaha Salimah (Kossuma) berdiri sejak tahun 2007
merekomendasikan Pendirian Induk Koperasi Keluarga Kossuma Indonesia (INKOSSUMA) Sebagai koperasi sekunder yang beranggotakan Koperasi Primer di seluruh Indonesia.

Bertepatan dengan 19 tahun milad Salimah, akan didirikan Inkossuma pada tanggal 09 Maret 2019, bertempat di Hotel Amava Kramat Jaya, Senen, Jakarta Pusat. Dengan Visi ‘Menjadi
induk koperasi yang mandiri dan tangguh dalam meningkatkan kualitas anggota dan bersinergi untuk membangun kekuatan ekonomi umat.

Siti Faizah selaku Ketua Umum PP Salimah sebagai penggagas Lembaga Kelengkapan Salimah, diantaranya Koperasi Sekunder Inkossuma berharap mampu menjadi wadah koordinasi
dan konsolidasi bagi seluruh anggota Kossuma di seluruh Indonesia. Memfasilitasi kerjasama
antar anggota dan pihak luar yang menjadi mitra, baik dalam dan luar negeri. Serta mampu meningkatkan pelayanan jasa pembangunan kapasitas atau capacity-building dan manajemen
untuk kepentingan anggota dan masyarakat. Seperti pelatihan, pendidikan, advokasi, dan sistem
manajemen informasi, sistem pembayaran atau bentuk lainya. Disamping memiliki peran sosial
yang bisa dijalankan dengan baik.