body background

Berbaik Sangka kepada Allah

I-Dream RadioOase — Ujian yang Allah berikan tidak lain hanyalah untuk kebaikan hamba-Nya. Jangan resah dengan ujian yang menimpa, dan jangan mengeluh dengan kegetiran yang bertubi-tubi.

Saudaraku, dalam kehidupan ini tidak ada manusia yang terbebas dari ujian. Baik itu yang kaya maupun miskin, semuanya pasti  pernah merasakan. Seperti ujian bencana alam yang dialami saudara-saudara kita di beberapa daerah di Indonesia. Semua terjadi di luar kemampuan manusia.

Sikap berbaik sangka atas qadha dan qadar Allah adalah sikap yang harus dimiliki oleh orang beriman.

Pertama, yakin ujian yang terjadi semua atas kehendak Allah. Itu suatu tanda Allah yang berhak untuk membangun, meluluhlantakan semua ciptaan-Nya.

Kedua, yakin Allah Mahasuci dari perbuatan zalim kepada hamba-Nya. Dengan kasihnya, dibalik kepahitan terhimpun kasih sayang yang senantiasa memancar.

Ketiga, yakin setiap keputusan, ketetapan sudah diukur. Dia Mahatahu kemampuan, kekuatan setiap hamba-Nya, sehingga Dia tidak mencelakakannya. Keempat, yakin setiap ujian ada akhirnya. Dunia ini fana. Setiap ujian menjadi sinyal, apa yang kita miliki di dunia tidak abadi. Semua akan sirna. Kelima, yakin ujian yang melimpah akan mendatangkan hikmah teramat dalam.

Allah memberikan ujian, maka sudah mempersiapkan juga keberuntungan yang sangat besar.

Ujian yang Allah berikan tidak lain hanyalah untuk kebaikan hamba-Nya. Jangan resah dengan ujian yang menimpa, dan jangan mengeluh dengan kegetiran yang bertubi-tubi. Sesungguhnya Allah jika mencintai suatu kaum, maka Dia akan mendatangkan ujian kepada mereka. Barang siapa rela dengan ujian itu, maka dia memperoleh kerelaan-Nya, dan barang siapa membenci-Nya, maka dia memperoleh kebencian-Nya”.

Saudaraku, pupuklah sikap berbaik sangka kepada Allah Yakinlah dibalik ujian ada sebongkah kebaikan yang sudah Allah persiapkan. Wallahu a’lam bishshawwab. KH. Abdullah Gymnastiar (daaruttauhiid/baiti/i-dream)

 

 

Komentar