Agar Kita Selamat

I-Dream RadioOase — Semua manusia ingin keselamatan. Karenanya di mana-mana dipancang slogan “Safety is our Priority”.

Dalam slogan lain kadang berbunyi ” Safety First”. Apapun semua ungkapan itu intinya sama, menyerukan keselamatan. Namun

ingat bahwa hakikat keselamatan sebenarnya bukan selamat di dunia. Sebab dunia dirancang bukan untuk menjadi tempat

selamanya. Karenanya, sehebat apapun manusia memproteksi dirinya, ujung-ujungnya ia pasti mati. Oleh karena itu setiap kita

berbicara tentang keselamatan, sebenarnya itu maksudnya bukan sekadar selamat di dunia, tetapi juga di akhirat. Apa saja

yang harus kita lakukan supaya kita selamat di dunia dan akhirat:

Pertama, Utamakan Allah

Allah Pencipta manusia dan pencipta segala makhluk di alam semesta. Dialah Pemilik langit dan bumi. Pun Dialah yang

mengurus dan menyediakan segala fasilitas yang dibutuhkan manusia untuk bisa hidup di muka bumi. Lebih dari itu Dialah yang

memiliki dunia dan akhirat. Semua manusia kelak akan kembali kepadaNya. Maka sungguh bahagia manusia yang selama hidup di

dunia mematuhi aturanNya, di mana ia kelak setelah kembali kepadaNya, membawa amal-amal yang disukaiNya. Sebaliknya sungguh

celaka manusia yang lalai. Diberi kesempatan hidup sekali malah disia-siakan. Segala kesempatan itu hanya diisi dengan

dosa-dosa dan kesia-siaan. Bayangkan bagaimana penderitaan manusia semacam ini, di saat kelak menghadap Allah, dengan

dosa-dosa dan perbuatan yang paling Allah benci.

Bayangkan jika Anda sedang menghadap bos Anda dengan membawa laporan kerja yang isinya kegiatan sia-sia atau merusak

perusahaan. Padahal Anda telah mendapatkan fasilitas lengkap dari bos Anda. Namun semua fasilitas itu Anda gunakan bukan

untuk melakukan tugas-tugas kantor Anda. Melainkan justru digunakan untuk merusak program perusahaan itu sendiri. Apa yang

Anda bayangkan tentang ancaman yang akan ditimpakan bos Anda kepada Anda? Lalu bayangkan jika ini terjadi di hadapan Allah

yang Mahatahu. Kalau kepada bos Anda, mungkin Anda masih bisa berbohong, tetapi kepada Allah, Anda tidak mungkin bisa

berbasa-basi, atau bersembunyi atau berpura-pura.

Kedua, Contoh Rasulullah

Untuk mentaati Allah butuh contoh. Dan contoh terbaik adalah Rasulullah SAW. Karenanya predikat yang Allah berikan kepada

Rasulullah adalah sebagai hamba. Dari kepribadian Rasulullah SAW minimal ada dua hal penting untuk kita tiru: (1) Tiru Cara

Ibadahnya kepada Allah. (2) Tiru Akhlaqnya yang mulia. Dalam hal ibadah, Rasulullah SAW Sangat sungguh-sungguh. Maksudnya

ibadah ritual. Setiap datang waktu shalat Rasulullah SAW segera ke masjid. Bahkan pernah suatu hari bersabda bahwa beliau

akan membakar rumah seseorang yang tidak mau melaksanakan shalat di masjid. Tidak hanya shalat yang wajib, melainkan juga

shalat-shalat sunnah. Bila Rasulullah SAW shalat malam, seringkali berdiri terlalu lama karena membaca surah yang panjang

sampai bengkak kakinya. Lidahnya tidak pernah kering dari dzikir. Setiap hari selalu mengucapkan istighfar minimal tujuh

puluh kali, dalam riwayat lain seratus kali. Tidak hanya shalat puasa juga demikian. Dalam banyak hadits, selalu kita

temukan contoh-contoh puasa yang dilakukan Rasulullah SAW. Tidak saja puasa wajib melainkan juga puasa sunnah.

Adapun dalam segi akhlaq, Rasulullah SAW adalah contoh yang paling baik. Allah swt telah memuji akhlaqnya dalam surga Al

Qalam:4 Allah berfirman: “Dan Sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”. Ini pujian bukan ucapan manusia.

Seandainya yang mengucapkan manusia, mungkin kita bisa menyangkalnya, sebab boleh jadi pujian itu datang karena kepentingan

tertentu atau ada tujuan-tujuan subjektif tersembunyi. Namun pujian itu datang dari Allah yang Maha objektif. Allah maha

tahu. Maka tidak ada dalam pujian itu yang ditutup-tutupi. Itu pujian paling mewakili hakikat kepribadian Rasulullah SAW.

Dan benar, bahwa Rasulullah SAW berakhlaq mulia. Bagi istrinya beliau adalah suami terbaik. Aisyah RA Menceritakan bahwa

Rasulullah SAW tidak menyakiti istrinya, pun tidak pernah memukul benda. Kepada anak dan cucunya Rasulullah SAW adalah

contoh ayah yang baik. Seringkali dikisahkan bahwa Rasulullah SAW selalu menyempatkan diri bermain dengan cucunya Hasan-

Husein. Kepada sahabat-sahabatnya Rasulullah adalah guru sekaligus sahabat yang baik. Begitu hijrah ke Madinah, beliau

segera bangun persaudaraan antara Muhajirin dan Anshar. Kepada non Muslim Rasulullah SAW melindungi mereka, memberikan

hak-hak mereka, tidak ada seorang pun yang dizhalimi, pun tidak satu tempat ibadah pun milik mereka yang dirusak apalagi

dihancurkan.

Ketiga, Selamatkan Kemanusiaan

Islam diturunkan untuk keselamatan manusia. Tidak ada dalam ajaran Islam satu ayat atau satu hadits pun yang mengajarkan

kezhaliman terhadap kemanusiaan. Dalam perang pun tuntunan Islam sangat jelas. Yang boleh dilawan hanya yang menyerang

saja. Sementara anak-anak dan kaum wanita serta para rahib yang sedang beribadah tidak boleh disakiti apalagi dibunuh.

Segala yang merusak kemanusiaan diharamkan. Khamer diharamkan karena merusak akal. Zina haram karena merusak nasab dan

harga diri. Riba diharamkan karena merusak harta, dan di dalamnya ada kezhaliman dan seterusnya.

Ajaran ibadah ritual dalam Islam, semua bertujuan agar jiwa manusia hidup. Bahwa manusia tidak cukup hanya hidup dengan

fisiknya saja. Manusia harus hidup fisik dan jiwanya. Karenanya Allah bekalkan iman. Maka sungguh tidak akan selamat

manusia yang mati jiwanya. Inilah makna ayat: qad aflaha man zakkahaa wa qad khaaba mandassaahaa (QS 91:9-10). Perhatikan

apa yang di alami manusia-manusia kafir. Mereka meronta-ronta jiwanya. Sekalipun segala kesenangan dunia dimudahkan tetapi

mereka masih saja merasakan dalam dirinya ada sesuatu yang hilang. Karenanya mereka lari ke tempat-tempat maksiat. Itupun

tidak cukup, mereka di saat yang sama harus mabuk, untuk menghindari ketercekaman jiwa. Namun semua itu bukan jawaban.

Sebab jawabannya hanya iman yang jujur.

Lebih jauh, ajaran membantu fakir miskin, menyenangkan anak yatim, menjenguk orang sakit, membantu yang lemah, menghormati

yang lebih tua, mengabdi kepada kedua orang tua, itu semua sangat tegas dalam Al Qur’an dan As sunnah. Maka seorang muslim

tidak cukup hanya baik secara ibadah ritual melainkan lebih dari itu harus juga baik secara sosial. Tetapi maksudnya bukan

seperti yang dikatakan sebagian orang: bahwa yang penting baik sosialnya kepada orang lain, sekalipun tidak patuh dalam

ibadah ritualnya. Tidak, tidak demikian pengertian dalam hal ini. Islam mengajarkan keseimbangan: keseimbangan antara

jasmani dan rohani, keseimbangan antara ritual dan sosial, pun keseimbangan antara dunia dan akhirat. Wallahu a’lam

bishsawab. DR. Amir Faishol Fath (dakwatuna/baiti/i-dream)

 

Rahasia Kejujuran Iman

I-Dream RadioOase — Dalam Al Qur’an kata jujur dibahasakan dengan istilah shadaqa atau shadiqiin. Dalam surah Al Ahzab: 23, Allah berfirman: minal mu’miniin rijaalun shadaquu maa ‘aahadullah…(Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang (shadaquu) menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak merubah (janjinya). Di sini Allah menggunakan kata minal mu’miniin, kata min littab’iidh (untuk menunjukkan makna sebagian). Artinya bahwa tidak semua orang mukmin jujur membuktikan keimanannya. Sehingga mereka tidak menepati janji mereka kepada Allah. Apa janji mereka? Janji mereka adalah dua kalimah syahadah yang setiap hari mereka ikrarkan dalam shalat-shalat mereka. Bahwa setiap kali seorang mukmin mengucapkan “asyahdu allaa ilaaha illallah”, maksudnya ia mengucapkan “aku berjanji aku siap ikut Engkau ya Allah, aku siap jauhi apa yang Engkau haramkan, dan aku siap laksanakan apa yang Engkau perintahkan. Dan setiap kali ia mengucapkan “wa asyhadu anna muhamaadar Rasulullah” itu maksudnya “aku siapa ikut rasul-Mu. Aku siap mencontoh akhlaknya. Aku siap menjadikannya sebagai teladan dalam hidupku.

Namun sayang dua kalimah syahadat dengan makna seperti ini kurang banyak dipahami oleh kebanyakan orang Islam. Sehingga  setiap hari dua kalimah syahadat itu diucapkan tetapi bukan dalam pengertian sebagai sumpah setia, melainkan sekadar ucapan yang kering dan tidak menggerakkan jiwa. Akibatnya umat Islam kurang bersungguh-sungguh mentaati Allah dan rasul-Nya. Dari segi ritual mereka rajin, tetapi dari segi komitmen terhadap akhlak mulia mereka kurang. Sehingga terjadi split personality (pribadi terbelah). Berwajah dua, ikut Allah ok, ikut setan juga ok. Anda bisa menyaksikan di sekitar Anda sejumlah wanita muslimah yang rajin shalat, tetapi di saat yang sama mereka tidak menutup aurat, bahkan banyak dari mereka yang bergaul bebas. Di sisi lain jumlah para koruptor dari orang Islam semakin banyak. Lebih dari itu mereka tidak punya rasa malu berbohong di depan publik. Sungguh tidak akan pernah berkah sebuah generasi yang setengah hati (baca: tidak jujur) mentaati Allah.

Keberhasilan para sahabat dalam memimpin umat pada masa mereka, itu sama sekali bukan karena kecanggihan teknologi yang mereka punya. Fakta sejarah menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun dari mereka yang punya HP, Laptop dan bahkan tidak ada di zaman itu kendaraan yang secanggih sekarang. Diceritakan bahwa Jabir bin Abdillah ra. sahabat Rasulullah saw. pernah ingin mengecek sebuah hadits kepada seorang sahabatnya Unais di Mesir. Bayangkan ia harus menempuh jarak yang sangat sejauh antara kota Madinah dan Mesir, hanya dengan kendaraan kuda. Belum lagi mencari seorang Unais di wilayah seluas Mesir, tanpa alat komunikasi. Tetapi semua itu tidak menjadi penghalang. Jabir tetapi maju pantang mundur, dan tanpa ragu sedikit pun.

Akhirnya memang Unais didapatkan. Ini menggambarkan betapa mereka sangat sederhana. Namun satu kualitas yang mereka punya dalam mengurus Allah adalah kejujuran iman. Itulah yang kemudian membuat mereka berhasil dalam sejarah. Kejujuran iman adalah syarat mutlak untuk mendapatkan pertolongan Allah. Dalam berbagai peperangan hampir selalu diceritakan bahwa umat Islam menang bukan karena jumlah pasukan yang lebih banyak, atau senjata yang lebih hebat. Tidak, bukan itu semua. Melainkan mereka menang karena mereka jujur bertaqwa kepada Allah swt. Karenanya dalam Al Qur’an Allah swt. mensyaratkan bahwa untuk mencapai takwa adalah bersahabat dengan mereka yang jujur. Allah berfirman dalam surah At Taubah 119: yaa ayyuhalladziina aamanuu, ittaqullah wa kuunuu ma’ashs shaadiqiin (Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang jujur). Dalam sebuah peristiwa bersejarah pada saat hendak memberangkatkan pasukan Al-Qaadishiyah Umar berkhutbah yang ringkasannya sebagai berikut: Wahai.. bertaqwalah kepada Allah, sebab sesungguhnya kalian dimenangkan adalah karena dosa-dosa musuh kalian. Maka jika kalian berbuat dosa yang sama, kalian akan berhadapan dengan dua kekuatan: kekuatan Allah dan kekuatan musuh-musuh kalian.

Benar, kemenangan para sahabat adalah karena kejujuran iman yang mereka miliki. Mereka tidak setengah hati mentaati Allah. Mereka maksimal menjalankan Islam yang mereka secara lengkap, bukan secara parsial. Islam yang tercermin tidak saja dalam ibadah ritual, melainkan Islam sebagai akhlak di pasar, di wilayah bisnis, ekonomi dan politik. Mereka paham bahwa ketika mereka berdagang mereka harus jujur, karena itu ajaran Islam. Demikian juga ketika mereka memimpin Negara, mereka jujur menjalankan sesuai dengan apa yang Allah ajarkan. Mereka jujur mengutamakan rakyat bukan kepentingan pribadi. Mereka jujur patuh kepada Allah di masjid dan patuh juga kepada-Nya dalam mengurus Negara. Inilah hakikat kejujuran iman. Sungguh tidak ada jalan pagi siapa saja yang ingin meraih kemenangan hakiki kecuali jujur ikut Allah secara maksimal, tanpa basa-basi dan tidak setengah hati. Wallahu alam bisshawab. DR. Amir Faishol Fath (dakwatuna/baiti/i-dream)

 

Pesona Indah Dieng Plateu

I-Dream RadioTravel — Allah itu menyukai keindahan. Dia menciptakan dunia ini juga dengan keindahan. Berbagai belahan

sisi bumi kalau kita teliti pasti indah bukan? Saat kita berwisata alam, maka kita akan tahu betapa hebatnya, betapa

besarnya, betapa menakjubkannya Allah yang telah menciptakan alam dan seisinya. Allahu Akbar…..

Kalau berbicara mengenai wisata alam, saya rekomendasikan kepada Sahabat Ummi untuk mengunjungi salah satu lokasi di Jawa

Tengah. Dan sempatkanlah mengunjungi kawasan wisata dataran tinggi Dieng atau sering kita sebut “Dieng Plateu”. Disana kita

bisa berwisata sambil tadabbur alam atas kebesaran Allah SWT. Rasa senang dapat, pahala juga dapat. Insha Allah…

Dieng yang berada di daerah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, merupakan salah satu tujuan wisata bagi para

pelancong baik dalam maupun luar negeri. Tempatnya yang eksotis membuat para turis berdatangan kesana. Kenapa? Ya, di

kawasan itu ada beberapa lokasi wisata menarik. Baik itu wisata alam maupun sejarah.

Karena terletak di dataran tinggi, maka cuaca di sana sangat dingin. Jangan lupa, Sahabat Ummi harus menyiapkan jaket

tebal. Konon menurut informasinya, suhu di sana bisa mencapai minus seperti di Eropa. Wow… dingin sekali bukan?

Lalu wisata alam yang bagaimana yang bisa kita nikmati disana?

Yang pertama adalah Telaga Warna.

Disebut telaga warna, karena disana ada beberapa telaga dengan warna yang berbeda-beda. Ketika saya berkunjung kesana, saya

melihat keaneragaman warna tersebut.Ada yang berwarna hijau, biru, dan sedikit kekuning-kuningan. Mungkin hal tersebut

terjadi karena objek-obek di sekitar telaga memengaruhinya. Namun, saya tidak akan bercerita panjang lebar tentang kenapa

warna-warna itu terjadi… hehe.

Ada beberapa bagian sisi di telaga, yang menunjukkan adanya aktivitas vulkanik karena terdapat gelembung-gelembung kecil

yang meletus di permukaan air – harus sahabat ummi ketahui bahwa Dieng, merupakan salah satu kawasan yang memiliki

aktivitas gunung berapi.

Disekitar Telaga Warna, ada objek wisata lainnya berupa gua. Ada Gua Semar, Gua Jaran, Gua Sumur dan beberapa objek

lainnya. Selain itu, pengunjung disana bisa mengajak anak-anaknya berfoto dengan orang-orang yang menggunakan kostum

Teletubies, Donald Bebek, Micky mouse, dan lain-lain. Fotonya bisa tunggu jadi lo, biayanya juga ramah sekali.

Sahabat Ummi juga bisa mengunjungi gedung teater. Letaknya tidak terlalu jauh dari telaga. Nanti disana Sahabat Ummi bisa

menikmati film dokumenter tentang daerah Dieng.

Selain Telaga Warna yang memiliki keindahan tersendiri, Sahabat Ummi juga bisa berkunjung ke “Kawah Sikidang”. Lokasinya

juga tidak terlalu jauh dari Telaga Warna. Di sana Sahabat Ummi bisa melihat aktivitas vulkanik yang lebih banyak. Ada

lokasi tertentu yang dibuat pagar karena di tengahnya terdapat kawah yang masih aktif. Lumpurnya meletup-letup dan

mengeluarkan asap. Tidak perlu khawatir, karena daerah tersebut dinyatakan aman untuk dikunjungi. Kawahnya pun tidak

beracun – meskipun ada beberapa kawah di daerah lain yang dinyatakan beracun. Lalu, jangan lupa bawa masker untuk menjaga

pernafasan kita. Bau kawah di sana sangat menyengat. Kalau lupa bawa masker, gak perlu khawatir juga. Disana sudah banyak

yang menjual masker keliling.

Di sekitar kawah ada juga beberapa fasilitas menarik yang bisa Sahabat Ummi gunakan untuk selfie. Salah satunya, di sana

ada penyedia kuda, jika tertarik ingin berfoto bersama kuda bayarnya pun murah hehe…

Nah, sedangkan wisata sejarah disana adalah bangunan candi kuno. Ada beberapa candi yang lokasinya tidak terlalu berjauhan,

mereka antara lain, Candi Gatotkaca, Candi Arjuna, Candi Bima dan lain-lain. Pemandangan di sekitar candi pun tak kalah

indah dengan beberapa tempat lainnya.

Berbicara tentang tempat wisata, tidak lupa juga dengan oleh-oleh khas daerah sana bukan?

Disetiap lokasi wisata sudah ada beberapa toko yang menjajakan berbagai macam oleh-oleh khas daerah Dieng. Ada beberapa

makanan ringan yang dijual dan yang paling terkenal adalah Carica – sejenis manisan, dan ada juga berbagai macam kerajinan

tangan yang cantik dan unik. Sarana lain yang terdapat disetiap lokasi adalah parkir yang luas, tempat ibadah, toilet dan

lain-lain.
Wahyu S., Wiraswasta (ummi/baiti/i-dream)

7 Tempat Rekreasi di Jabodetabek yang Cocok untuk Keluarga dan Anak-Anak

I-Dream RadioTravel — menyediakan waktu untuk bermain bersama anak menjadi kewajiban setiap orang tua, karena anak

memerlukan kebersamaan agar bisa merasakan kehangatan keluarga. Nah, berikut ini 7 tempat rekreasi di wilayah Jakarta-

Bogor-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) yang bisa dikunjungi bersama keluarga:

1. Kebun Margasatwa Ragunan

Taman Margasatwa Ragunan terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kebun binatang ini cocok digunakan

sebagai tujuan rekreasi keluarga karena di sini kita bisa mengenalkan berbagai binatang kepada anak.

2. Taman Impian Jaya Ancol

Siapa yang tidak tahu Taman Impian Jaya Ancol? Terletak di Jakata Utara, tempat ini menyediakan berbagai wahana rekreasi

keluarga. Ingin mengajak anak main air? Mengenalkan biota laut? Atau mau mengajaknya mencoba berbagai wahana? Semuanya

lengkap di sini. Sudah siap melepas penat, Sahabat Ummi?

3. Taman Mini Indonesia Indah

Miniatur Indonesia yang terletak di kawasan Cipayung, Jakarta Timur ini cocok untuk menjadi sarana rekreasi pendidikan,

budaya, dan pengetahuan anak. Menyediakan berbagai sarana rekreasi berupa museum, taman, anjungan budaya, serta fasilitas

lainnya membuat tempat ini cocok menjadi tujuan wisata kita selanjutnya.

4. Planetarium

Sahabat Ummi, ingin melihat bintang dengan mata telanjang? Di sinilah tempatnya, Planetarium Jakarta di kawasan Taman

Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat. Meski bintang yang kita lihat berasal dari proyeksi film, rasanya sudah cukup

menghibur dengan melihat benda-benda langit ini secara langsung.

5. Kandank Jurank Doank

Sahabat Ummi yang tinggal di Ciputat dan sekitarnya mungkin bisa mencoba untuk mengunjungi Kandak Jurank Doank Komp. Pondok

Sawah Indah (Alvita). Blok Q No. 14. Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Tempat ini awalnya merupakan sekolah alam gratis

bagi masyarakat sekitar, tapi kini menjadi tempat rekreasi alam yang menyediakan wahana back to nature. Di sini anak bisa

belajar cara bercocok tanam, berinteraksi dengan kerbau, dan mencoba berbagai kegiatan alam lainnya.

6. Kebun Raya Bogor

Suasananya yang sejuk dengan kawasan luas membuat Kebun Raya Bogor biasa dijadikan tempat rekreasi keluarga. Selain bisa

mempelajari jenis-jenis tanaman, di Kebun Raya Bogor kita juga bisa berwisata menggunakan mobil keliling. Jadi kita tak

perlu khawatir kelelahan jika ingin mengelilingi seluruh kawasannya yang luas ini.

7. Taman Buaya Indonesia Jaya Bekasi

Bertempat di Jlan raya Serang Cibarusah Km.3, tempat wisata yang dibangun pada tahun 1990 ini memiliki 5 kolam besar yang

mampu menampung masing-masing.

Yang menarik,kita bisa menyaksikan pertunjukan debus di mana pemainnya melawan buaya dan ular buas di sini. Pertunjukan ini

diadakan setiap hari Minggu dan hari libur lainnya dua kali dalam sehari, yaitu pada pukul 11:00 dan 14:00. Jika melewatkan

pertunjukan debus, kita masih bisa menikmati tempat wisata di Bekasi ini dengan memetik buah sawo sepuasnya langsung dari

pohonnya di sini.

Di tempat wisata ini, terdapat area bermain anak-anak mulai dari jungkat-jungkit, ayunan sampai dengan papan seluncur.

Selagi mengawasi anak-anak bermain, Anda bisa duduk santai di gazebo-gazebo yang telah disediakan.

Jadi, mau rekreasi ke mana liburan bersama anak pekan ini?
Nidaul Fauziah (ummi/baiti/i-dream)

7 Jurus Berlibur Murah Berkesan Mewah

I-Dream RadioTravel — liburan akhir tahun sudah hampir tiba. Pastinya perasaan kamu bercampur-aduk, antara bingung mau

ngapain, berlibur ke mana, atau mengajak siapa? Nah, mau tahu tujuh kiat agar kita dapat berlibur dengan cara yang murah,

namun meninggalkan kesan mewah? Simak saja tulisan berikut ini:

1. Tilawah bersama komunitas

Liburan akhir tahun tidak perlu dirayakan dengan hura-hura terlebih pesta pora. Cukuplah kita rayakan dengan melakukan

segala sesuatu yang bisa mendatangkan rida Allah subhanahu wa ta’ala. Misalnya dengan tilawah atau tadarus bersama-sama.

Selain berpahala, bertambah pula sahabat dan kecintaan kita kepada Alquran.

2. Belajar bahasa

Ajaklah sahabat, kerabat, atau siapapun untuk belajar bahasa asing bersama-sama. Bisa dengan cara menyanyikan lagu, tebak-

tebakan huruf atau kata, bermain teka-teki silang, menonton film berbahasa asing. Nah, kosakata baru bertambah, liburan

tahun barumu juga bernilai ibadah.

3. Bersantai bersama

Maksudnya bagaimana? Boleh bersantai di depan api unggun, di depan televisi, di ruang keluarga, dsb. Bersama siapa?

Siapapun boleh diajak. Semakin ramai, lebih asyik rasanya. Kebersamaan itu sederhana, membuat bahagia, namun banyak yang

melupakannya. Beberapa orang bahkan harus rela mengeluarkan uang berjuta-juta hanya untuk merayakan tahun baru bersama

keluarga.

4. Berkebun

Nah, hal yang satu ini bisa dilakukan dengan cara sederhana. Kamu tahu kan, tabulampot? Tanaman buah di dalam pot. Benar

sekali. Dengan cara ini, kamu tidak memerlukan pekarangan luas. Cukup di dalam pot, disusun vertikal. Idealnya, kamu perlu

membaca buku atau literatur tentang berkebun atau minimalnya bisa bertanya ke orangtuamu. Asyik dan seru, kan?

5. Berolahraga pagi bersama keluarga

Macam olahraga yang dilakukan banyak sekali. Mulai dari jogging, berlari, bersepeda, jalan sehat, dan sebagainya. Banyak

manfaat yang didapat. Selain tubuh berkeringat dan menjadi sehat, keharmonisan keluarga juga bertambah semakin erat. Namun,

perlu diingat, perlu didahului dengan pemanasan dan pendinginan. Agar tidak terjadi cedera otot.

6. Melakukan hobi lama

Boleh jadi saat bersih-bersih rumah, kamu menemukan perangko kuno. Itu bisa menjadi investasi tak ternilai, lho. Beberapa

di antara kita ada yang pernah menyukai origami, merajut, menenun, menganyam, sahabat pena atau korespondensi dengan surat,

koleksi uang atau benda-benda kuno, dsb.

7. Berselancar di dunia maya

Siapa tahu kamu menemukan promo atau diskon fantastis ke destinasi wisata yang selama ini kamu impikan. Menjalin

silaturahmi melalui jejaring sosial, menimba ilmu di situs terpercaya dan resmi, memahami jurnal atau paten internasional,

dan masih banyak hal menarik lainnya yang bisa dilakukan di era digital ini. Cukup sekali klik, dunia kini seolah berada di

dalam genggaman. Perlu ingat waktu dan posisi tubuh yang ergonomis, agar kita tetap dapat berinternet dengan sehat.

Nah, tunggu apa lagi? Buruan lakukan salah satu tips di atas. Yang terpenting, jangan lupakan Allah dan tetaplah berbagi

untuk sesama. Itulah kunci kebahagiaan. Berlibur murah, berkesan mewah, karena Allah.
Dito Anurogo (ummi/baiti/i-dream)

Kelebihan dan Kekurangan Gamis Bahan Jersey

I-Dream RadioWoman — saat ini pemakaian gamis sebagai lifestyle kembali menjamur di seluruh penjuru tanah air. Salah satu yang banyak dicari ialah gamis berbahan jersey.

Saat ini kita akan membahas seputar kekurangan dan kelemihan gamis berbahan jersey. Kain jersey adalah sebuah kain yang merupakan jenis tekstil rajutan yang terbuat dari full katun atau katun dengan campuran sintetis. Bahan jersey merupakan kain cotton stretch, halus serta lebih tebal dari spandex rayon dan tidak berbulu.

Inilah beberapa kelebihan yang dimiliki gamis berbahan jersey

  • Nyaman dipakai, bahannya adem dan jatuh sehingga tidak membuat badan menggembung dan terlihat gemuk Terdapat banyak pilihan warna
  • Terdapat berbagai pilihan ketebalan bahan sehingga bisa disesuaikan dengan keinginan kita
  • Harga bervariasi, tergantung ketebalan, kualitas bahan, dan kenyamanan yang kita butuhkan
  • Perawatannya tergolong mudah. Bahkan kita tidak perlu menjemurnya di bawah terik matahari karena bahan ini cenderung mudah kering. Gamis berbahan jersey juga tidak perlu disetrika sebelum kita pakai karena bahan ini tidak mudah kusut.

Kekurangan gamis berbahan jersey

  • Mudah rusak jika terlalu sering disetrika
  • Cenderung membentuk lekuk tubuh sehingga disarankan untuk menggunakan dalaman baju rumahan di dalamnya

(ummi/baiti/i-dream)

7 Peluang Bisnis yang Menguntungkan di Bulan Ramadhan yang Harus Dicoba

I-Dream RadioKeluarga — Peluang bisnis di bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat bagi sahabat semua yang ingin  mendapatkan keuntungan yang besar. Namun jelas kita harus memahami bisnis apa saja yang memang sangat berpeluang baik dan menguntungkan. Membuka bisnis dalam bulan Ramadhan harus diniatkan dengan niat yang baik, misalnya hasil dari keuntungan yang didapat sebagian akan disalurkan untuk anak yatim dan dhuafa, lalu untuk menabung dan digunakan untuk bersilaturahim bersama handai taulan di hari raya idul fitri.

Inilah mengapa bulan Ramadhan adalah bulan yang ditunggu tunggu oleh banyak pedagang, karena dengan keberkahan yang Allah turunkan, biasanya para pedagang akan mendapatkan keuntungan berkali kali lipat dari bulan biasanya, dan berikut ini adalah bisnis yang wajib sahabat coba dalam bulan yang penuh dengan kemuliaan.

Berjualan busana muslim.

Bisnis yang memang sangat menjamur di bulan Ramadhan ini wajib sahabat coba. Walaupun memang dalam kenyataannya banyak sekali saingan dan competitor dalam bisnis ini, namun peminat dan calon pembelinya pun sangat banyak. Ada beberapa tips yang bisa sahabat pakai dalam berbisnis busana muslim di bulan Ramadhan. Pilih model dan tipe busana muslim seperti baju koko atau gamis yang unik dan jarang ada di pasaran. Hal ini dikarenakan busana muslim akan digunakan pada saat hari raya, dan tidak jarang yang ingin tampil beda dan modis di hari raya.

Berjualan minuman dingin atau es.

Suasana Ramadhan memang sangat cocok untuk selalu menikmati minuman yang segar dan dingin. Inilah mengapa berjualan es buah, sirup dan minuman lainnya menjadi peluang bisnis yang amat menguntungkan. Tips bagi sahabat sekalian dalam berjualan es atau minuman segar di bulan Ramadhan adalah, jangan pelit akan bahan baku. Lebih baik menaikkan harga sedikit lebih mahal, namun kaya akan rasa da nisi, daripada kita berkutat menekan harga modal untuk mendapatkan keuntungan yang banyak. Kuncinya lebih kepada banyaknya penjualan dengan mengambil margin keuntungan yang tidak terlalu besar.

Jual kue kering untuk hari raya idul fitri.

Hampir sama dengan berjualan es, perkaya kue dengan resep dan bumbu yang ciamik, sehingga unggul dalam rasa. Selain itu  persiapkan tester yang memang kita harus mempersiapkan modal diawal. Dari segi packaging atau kemasan juga baiknya kita rancang dengan sebaik mungkin, dan jika sahabat serius persiapkan brand yang mudah diingat oleh pembeli.

Jualan sarung dan mukena.

Ramadhan adalah bulan ibadah, sehingga banyak orang menginginkan peralatan ibadah juga fresh dan baru. Sarung dan mukena adalah hal yang paling lazim digunakan untuk beribadah, oleh karenanya langkah awal, sahabat baiknya mencari supplier atau produsen dari produk ini yang berkualitas dan bersaing masalah harga. Siapkan juga untuk anak anak, karena modelnya pasti lebih fun dan lebih banyak ragamnya. Jika dirasa modal masih sedikit, jadilah dropshipper asal kualitasnya sudah diketahui baik. Namun jika memiliki modal, jangan ragu untuk melakukan stok.

Berjualan makanan ifthor.

Makan untuk hidangan berbuka merupakan peluang bisnis yang sangat menggiurkan. Mulai dari gorengan, roti, hingga beragam makanan yang unik dan menggugah selera sangat memungkinkan dagangan kita akan laris manis. Lagi lagi kunci dalam menjual makanan adalah tidak pelit dengan bumbu, sehingga rasa yang kita jual akan terus teringat oleh pelanggan yang membeli makanan kita.

Rental Kendaraan (Mobil atau Motor)

Bagi sahabat yang memiliki kenalan teman atau rekanan yang memiliki kendaraan namun jarang dipakai. Hal tersebut bisa menjadi peluang bisnis di bulan Ramadhan. Khususnya sahabat yang berada di daerah (Bukan Jabodetabek) hal ini pastinya akan menjadi alternatif peluang usaha yang sangat menggiurkan. Menjelang hari raya idul fitri pasti banyak orang orang kota yang mudik ke daerah asal, dan yang tidak menggunakan kendaraan dari asal Jabodetabek pasti membutuhkan kendaraan dan ini menjadi peluang bisnis yang sangat menguntungkan.

Berbisnis parsel lebaran.

Parsel lebaran adalah usaha musiman yang hadir menjelang hari raya idul fitri, oleh karena itu bisnis ini pasti akan melimpah ruah di bulan Ramadhan. Kami menyarankan bagi sahabat yang ingin berusaha parsel lebaran sudah memiliki rekanan atau kenalan di berbagai perusahaan, karena parsel lebaran biasanya pelanggannya adalah kantoran yang akan memberikanhadiah berupa parsel untuk rekanan bisnisnya.

Semoga artikel singkat tentang 7 peluang bisnis yang menguntungkan di bulan ramadhan bisa menjadi ide yang bisa dijalankan oleh sahabat semua. Namun yang terpenting bisnis yang kita lakukan di bulan Ramadhan jangan sampai melalaikan kita dari beribadah kepada Allah, karena bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan limpahan pahala dari Allah. (ummi/baiti/i-dream)

Kisah Ny. Tukimin Pensiunan Produktif: Berkarya dari Rumah dengan Salon Muslimah

I-Dream RadioKeluarga — “Jangan sebut aku wanita sejati jika hidup hanya bisa berkalang laki-laki. Namun, bukan berarti aku tidak butuh laki-laki di dunia ini untuk aku cintai.” (Nyai Ontosoroh dalam Novel Bumi Manusia)

Sebagai wanita yang bijak, sudah seharusnya kita tidak terlena dengan fasilitas/kemudahan yang ada. Semua bisa berubah  sewaktu-waktu. Seperti apapun kondisi kita saat ini, penting bagi seorang wanita untuk bisa mandiri.

Menjadi mandiri tidak berarti tidak butuh siapa-siapa. Menjadi mandiri bisa diartikan juga sebagai sikap bisa menempatkan diri dan mampu berkreativitas di mana pun ia berada. Mandiri juga berarti mampu mengubah kesulitan menjadi peluang, tidak mudah mengeluh, dan selalu bisa menemukan celah untuk bisa berkarya di mana pun bumi dipijak. Begitu menurut Ny. Tukimin,

Ibu paruh baya yang saya kenal baik di salah satu organisasi kewanitaan di Balikpapan yang sehari-hari bergelut dengan usaha salon muslimahnya. Menurut beliau yang sudah menggeluti usaha salon sejak 2012 ini, seharusnya tidak ada istilah menganggur selama nyawa masih melekat. Beliau yakin bahwa setiap orang memiliki hobi yang unik yang jika ditekuni akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Beliau sendiri memilih usaha salon muslimah karena hobi. Pengetahuan terkait perawatan wajah dan tubuh dengan benar beliau dapatkan dari kursus yang sekarang menjamur.

Tidak perlu pusing dengan modal yang besar untuk memulai usaha. Rumah pun bisa disulap menjadi tempat kerja produktif seperti halnya yang dilakukan oleh Ny. Tukimin. Konsumen pun merasa lebih nyaman karena tempatnya homy. Dengan dibantu oleh beberapa asisten, Ny. Tukimin membantu para wanita (muslimah) yang tampil cantik tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

Di akhir, beliau menambahkan bahwa menjadi wanita kreatif itu wajib hukumnya. Kreativitas membuat kita sibuk. Dan, kesibukan membuat kita terhindar untuk memikirkan hal-hal negatif yang tidak bermanfaat. Galilah potensi diri, jangan pernah diendapkan. Sekecil apapun itu, dengan dipoles oleh kreativitas, maka akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, seperti halnya Ny. Tukimin yang menyulap rumahnya menjadi (kantor) salon muslimah yang menjangkau hampir seluruh masyarakat Balikpapan. []

(Wawancara atau lebih tepatnya ngobrol santai dengan beliau ini saya lakukan tahun 2016 ketika masih aktif sebulan sekali menyambangi salon muslimah beliau sebagai customer. Iseng-iseng inspiratif ceritanya. Saya paling suka dengerin cerita-cerita dari orangtua/orang sepuh jadi bisa belajar gituu. Yang udah pensiun aja semangat, yang masih seger waras ndak boleh kalahh. Huehehe)

Miyosi Ariefiansyah (ummi/baiti/i-dream)

Keterampilan yang Perlu Diajarkan pada Anak Muslim

I-Dream RadioKeluarga — sudah mengajarkan apa saja pada putra-putri kita? Tentu saja Islam sebagai agama yang menjadi pedoman hidup tidak melulu memerintahkan pada hal-hal yang bersifat ruhiyah semata, melainkan pada seluruh bidang kehidupan.

Termasuk mengajarkan keterampilan fisik pada anak-anak kita, berikut ini beberapa hal yang perlu kita ajarkan pada anak-anak sejak usia dini:

1. Dzikir dan shalat

Setiap ada keluhan atau kesyukuran, apakah anak-anak kita sudah terampil berdzikir? Ketika jatuh beristighfar, ketika dipuji mengucap hamdalah, melihat keindahan mengucap maa sya Allah. Dan sudahkah anak-anak kita melaksanakan shalat 5 waktu?

Keterampilan untuk senantiasa mengingat Allah dan menjadikan Allah sebagai satu-satunya yang pantas disembah dan dimintai segala permintaan merupakan hal utama yang perlu diajarkan pada buah hati kita.

Banyak orangtua yang sudah mengajarkan anak terampil baca tulis dan hitung sejak kecil, namun belum mengajarkan anak terampil mengingat Allah di waktu sempit dan lapang.

2. Latihan memanah dan berenang

Untuk melatih ketangkasan fisik, anak bisa diajarkan olahraga memanah dan berenang.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Setiap hal yang tidak ada dzikir kepada Allah adalah lahwun (kesia-siaan) dan permainan belaka, kecuali empat: candaan suami kepada istrinya, seorang lelaki yang melatih kudanya, latihan memanah, dan mengajarkan renang.” (HR. Imam An Nasa’i)

3. Amar ma’ruf nahi munkar

Kita bisa mengajarkan keterampilan untuk beramar ma’ruf dan nahi munkar pada anak-anak sejak dini. Agar mereka tahu bahwa orang dewasa pun tidak selalu benar, ada kalanya orang dewasa lalai dan perlu diingatkan. Berikan kesempatan pada anak-anak untuk mengingatkan orangtua jika sedang malas shalat misalnya.

Jangan mengatakan, “Kamu masih kecil sok-sokan ingetin abi dan umi…” padahal amar ma’ruf nahi munkar jika tidak kita ajarkan pada anak sejak kecil, kapan ia akan terbiasa? (ummi/baiti/i-dream)

7 Tahun Kedua : Menyelamatkan Pernikahan Dari Kebosanan

I-Dream RadioKeluarga — Beberapa waktu yang lalu saya dan suami memperingati ulang tahun pernikahan ke-15. Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, baru teringat sudah beberapa tahun menikah karena melihat gadis-gadis kami minta dipilihkan high school yang sesuai. Ah. . . terlewatkan juga 7 tahun kedua. Ada beberapa hal yang menjadi bahan perenunganku, mungkin bisa jadi pelajaran buat pasangan-pasangan yang lain.

Pernikahan adalah hubungan yang dinamis. Tidak selalu harmonis, juga tak selalu dalam keadaan krisis. Namun seperti juga perumpamaan menaiki ‘bahtera rumah tangga’, ada kalanya gelombang badai menerpa, tapi tentunya badai, seperti juga bajay, pasti berlalu.

Tujuh tahun pertama adalah masa tahun-tahun manis perkenalan. Namun di akhir tahun ke 4 pada umumnya akan ada benih konflik yang berubah menjadi badai di tahun ke-7. Hal ini normal-normal saja jika terjadi pada rumah tangga Anda. Bagi yang telah dikaruniai putra putri, masa-masa di tahun ke 8-14 adalah masa super sibuk mengantar dan menjemput anak ke sekolah, les bahasa Inggris, matematika sampai les menari, karena mereka belum mampu pergi sekolah sendiri (terutama jika jaraknya cukup jauh).

Karir sang orang tua pun sedang menanjak naik, tuntutan kerja menggunung karena posisi belumlah ‘kepala seksi’. Posisi tapi tetap seksi, maksudnya sebagai ‘seksi sibuk’, dihadiahi bejibun tugas yang tak kunjung selesai. Kesibukan dan rutinitas tugas kantor dan mengantar jemput anak sering menimbulkan kebosanan dan kelelahan. Jika tak diwaspadai, biduk rumah tangga akan kandas di tebing berkarang alias berakhir dengan perceraian. “Waspadalah-waspadalah”, kata Bang Napi. Perceraian bukan hanya disebabkan oleh niat tapi juga kejemuan. Apakah ada jalan keluar? Simak tips berikut:

Waspadai ‘communication gap’, yaitu jika Anda berdua tak punya waktu untuk bercakap-cakap berdua saja selama minimal 20 menit. Pembicaraan di telpon tidak dihitung ya! Sesibuk apapun, usahakan ada waktu bercakap dengan orang yang paling penting dalam hidup Anda. Mungkin saat sarapan, atau makan malam. Bicaralah dengan si dia dengan cara yang lebih baik daripada jika Anda bercakap dengan bos ataupun teman kerja. More kindly than you talk to anyone else in the world. (Ingat… terkadang kita bicara sangat kasar dengan orang terdekat). Jangan lupa bumbu ‘tertawa bersama’ yang akan jadi lem kuat perekat dua hati.
Berikan dukungan emosional cukup. Pasangan kita mungkin tengah dilanda resah gelisah dengan pekerjaannya. Ingat bahwa konflik di rumah tangga biasanya berpuncak pada pernyataan “Kamu tidak mengerti aku”. Dengarkan pasangan, sensitiflah dengan bahasa non verbalnya. Jika suami diam saja dan tidur melulu, istri jangan langsung marah dan merasa diabaikan. Sebagian lelaki memang bersikap ‘masuk ke dalam gua’ jika ada masalah. Sementara si istri ingin ‘memuntahkan’ semua isi hatinya karena sebagian perempuan merasa ‘membicarakannya’ adalah satu-satunya jalan keluar. Lha. . . jika suami ingin diam dan istri seperti petasan di hari imlek, masing-masing harus saling memahami. Pesankan pada suami “Mas, masuk ke gua boleh, tapi jangan lama-lama ya. . . aku ingin bicara. . . jangan lebih dari 3 hari. Aku ingin curhat selain sama Mamah Dedeh. “Remember that you are his/her best friend, not only spouse”.
Pelihara hubungan ranjang dengan ketelitian dan kesetiaan. Terkadang karena kelelahan dan kejemuan, pasangan tidak mampu merespon keinginan kita dengan baik. Tapi. . . semua ada jalan keluarnya. Pelajari tips-tips menjaga keharmonisan walau kondisi lelah. Dan. . . temukan berbagai cara untuk menyatakan cinta. Find ways to say “I love you” that don’t involve sex. Bisa sekuntum bunga atau kartu khusus untuk istri, atau saputangan dan kaus kaki baru buat suami, dengan surat cinta, tentunya. Jangan sampai Anda menggunakan alasan ‘urusan anak’ sehingga tak sempat menyatakan cinta pada pasangan. Ingatlah bahwa anak adalah urusan kedua, pasangan Anda adalah hal yang lebih penting karena dia ada sebelum anak Anda tiba. Dan hadiah terbaik bagi anak Anda adalah mencintai ayah/ibunya.
Pelajari keahlian ‘memaafkan’. Memaafkan berarti tidak membuka-buka luka lama setiap kali Anda bertengkar. Jangan bertengkar di depan anak-anak, apalagi di hadapan orang lain dan jangan berselisih di malam hari. Jika jam 12 malam masalah belum selesai, tidur saja. Walaupun Anda terus bertengkar sampai jam 2 pagi pun masalah tak akan selesai. Tidur saja dulu, besok cobalah untuk diselesaikan. Itupun jika pagi harinya Anda masih ingat penyebab masalah. Memaafkan juga berarti menahan kata-kata yang tidak pantas/perlu diucapkan. Banyak pernikahan yang selamat karena suami/istri menyimpan hal-hal yang sensitif selamanya tak terucap (misalkan celaan terhadap mertua dan ipar).
Konseling. Memang awalnya terasa memalukan, tapi jika komunikasi tak lagi bisa dijembatani, segera cari ahli konseling pernikahan. Sebenarnya banyak sekali manfaat konseling pernikahan. Sumbatan komunikasi bisa ditemukan, bahkan diatasi. Juga pandangan objektif dari konselor pernikahan biasanya mampu memberi bingkai positif bagi hal-hal yang selama ini dianggap ‘negatif’. Rumah yang selalu berantakan, misalkan, adalah tanda bahwa adanya kehidupan dan dinamisnya hidup penghuninya. Pergi berbelanja yang kadang amat melelahkan karena banyaknya barang yang harus dibeli, adalah tanda makmurnya kantong Anda. Cucian piring bertumpuk? Artinya anak-anak dan pasangan Anda menyukai makan makanan rumahan, hasil masakan Anda. Semua ada sisi positifnya. Konselor bisa membantu Anda. Atau ada sanak keluarga Anda yang bisa jadi penengah.

Pengalaman saya, tidak terlalu sulit menyelamatkan pernikahan kita sampai anniversary ke 15. Asal kita terus belajar dan memupuk pohon cinta Anda. Seperti sebuah pepatah anonim berikut:

“The most important four words for a successful marriage: ‘I’ll do the dishes. ‘”

Setuju?  dr. Rosaria Indah (dakwatuna/baiti/i-dream)