Sekretaris Pelaksana Badan Wakaf Indonesia menerima kunjungan Pimpinan BWI Kabupaten Balangan, Kalsel serta para Perwakilan KAU se Batangan.

Idreamradio.id, Sekretaris Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI) H. Sarmidi Husna, MA menerima kunjungan Pimpinan BWI Kabupaten Balangan, Kalsel serta para Perwakilan KAU se Batangan.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris BWI selain menjelaskan tentang fungsi dan Peran BWI dalam pengembangan perwakafan Nasional secara umum, juga melayani pertanyaan-pertanyaan, baik dari Pimpinan BWI Balangan, juga sejumlah Anggota KUA.

Seperti diketahui, KUA juga punya Tupoksi sebagai Pembuat Akte Ikrar Wakaf (PAIW) untuk Melayani proses perwakafan.
“Tugas PAIW dari KAU itu sangat penting. Karena dari Akte Ikrar Wakaf Itulah bergantung sahnya wakaf sekaligus dasar pembuatan sertipikat tanah wakaf,” tegas Sarmidi ()

BWI Gelar Forum Kajian Wakaf dengan tema “Potensi Wakaf Saham dan Tantangannya di Indonesia

Idreamradio.id, Jakarta – Ketua Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI), Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh Rabu 17 Juli 2019 membuka Forum Kajian Wakaf dengan tema “Potensi Wakaf Saham dan Tantangannya di Indonesia” di Aula Lembaga Pentashih Al Quran di Taman Mini, Jakarta Timur.

Dalam kesempatan itu, HM. Nuh menegaskan, semua yang hadir ini punya peran sendiri-sendiri untuk memajukan perwakafan nasional. “Wartawan punya peran mensosialisasikan tentang Wakaf.

Kalau karena membaca tulisannya seseorang bisa berwakaf, maka wartawan itu akan mendapat pahalanya,” katanya. Demikian juga dengan yang punya profesi lainnya.

Karena dukungannya untuk kemajuan perwakafan, maka mereka pun akan mendapat pahala juga. “Jadi, di sini ladang pahala bagi kita,” ujarnya kemudian.(Izd)

Badan Wakaf Indonesia (BWI) menggelar acara HalalBi Halal Follow up Media Gathering dan Bincang Wakaf

Dalam rangka menindak lanjuti kegiatan Media Gathering dan Bincang Wakaf Produktif pada Selasa, 14 Mei 2019 untuk itu Badan Wakaf Indonesia (BWI) menggelar acara HalalBi Halal Follow up Media Gathering dan Bincang Wakaf mengusung Tema ” Merangkul Dan Menyapa Semua Merajut Masa Depan Perwakafan” di Hotel Aone, Jakarta Pusat, selasa(9/7)siang.

Acara Halal Bi Halal ini guna untuk lebih mempererat silaturahim antara Badan Wakaf Indonesia (BWI) dengan media massa dan stakeholder perwakafan nasional. Wakaf adalah Sedekah Jariyah, yakni menyedekahkan harta kita untuk kepentingan ummat.

Dasar Hukum Wakaf Berdasarkan Al-Qur’an & Sunnah.Di antara hadis yang menjadi dasar dan dalil wakaf adalah hadis yang menceritakan tentang kisah Umar bin al-Khaththab ketika memperoleh tanah di Khaibar.

Imam Teguh Saptono selaku Wakil Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) :”Mengajak masyarakat memberikan wakaf terbaik sehingga nilai manfaatnya dapat dikembangkan dengan lebih mudah dan hasilnya bisa digunakan untuk kemaslahatan umat,”kata Imam pada saat acara bincang wakaf di hotel Aone,Jakarta Pusat,Selasa(9/7)siang.

Wakaf dapat menjadi bentuk ibadah sosial, peningkatan peradaban umat, mengalirkan pahala tiada akhir, sarana prasarana ibadah dan aktivitas sosial serta peningkatan kesejahteraan umat,tutur Iman.

“Zakat dapat berupa bangunan, tanah, harta, uang dan hal terkait lainnya. Masjid wakaf banyak ditemukan di sekitar masyarakat sebagai contoh aset wakaf dapat bermanfaat untuk umat dan umum”, ujar Iman

Untuk upaya wakaf di Indonesia belum sepopuler zakat, infak dan sedekah. Akan tetapi, melihat potensinya yang besarsektor wakaf perlu menjadi perhatian bersama agar dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan umum,katanya

Ada salah satu prinsip dari wakaf adalah tidak boleh dipindahtangankan. Nazir atau pengelola dana zakat harus mengembangkan wakaf agar menguntungkan dengan tidak mengurangi nilai dari wakaf, ujar Iman menutup.(Izd)