I-Dream RadioWisdom — Merintis sebuah usaha membutuhkan kerja keras, keuletan, serta disiplin yang tinggi. Di awal  merintis usaha, seseorang dituntut untuk bisa mengerjakan banyak hal, seperti mencari supplier, mengelola order, mengirim
barang, menangani keluhan, menjadi marketing, hingga mengurusi masalah administrasi keuangan.

Berbagai tugas yang dilakukan inilah yang menjadikan owner semakin kaya akan pengalaman dan wawasan baru. Dia akan belajar dari berbagai kesalahannya dan pada akhirnya menemukan formula yang tepat untuk kelangsungan usahanya. Menangani seluruh aktivitas usaha seorang diri atau menjadi single fighter bisa saja dilakukan saat bisnis baru berjalan.

Namun seiring dengan berjalannya waktu dan usaha Anda semakin berkembang, maka Anda akan semakin kesulitan jika harus  menanganinya sendiri. Anda mulai membutuhkan karyawan yang dapat menjalankan berbagai tugas yang selama ini Anda kerjakan
sendiri.

Posisi Anda sebagai business owner memberikan Anda keleluasaan dalam mengelola waktu. Tapi bukan berarti Anda berleha-leha. Andalah yang bertanggung jawab penuh atas keberlangsungan usaha. Sebagai business owner Anda memiliki tugas untuk mengembangkan usaha dan menemukan peluang atau terobosan baru. Tidak menutup kemungkinan untuk hal tersebut Anda harus
sering mobile dan meninggalkan kantor Anda. Namun demikian jamak ditemui owner yang enggan meninggalkan kantornya, alasan
yang sering diberikan adalah tidak ada orang yang mengawasi kinerja karyawannya, khawatir jika ditinggal pergi karyawan
akan bekerja seenaknya, atau tidak ada yang dapat mengambil keputusan jika bos tidak ada. Alasan tersebut wajar, meskipun
tidak sepenuhnya tepat. Hal yang lumrah jika business owner memiliki kecemasan tersebut, karena untuk merintisnya dia harus
bekerja keras, dan tidak ingin usahanya terlepas dari pengawasannya. Jangan hanya karena Anda sebagai pemilik, bukan berarti semua pekerjaan Anda kerjakan sendiri. Anda harus mendelegasikan tugas-tugas Anda sebelumnya kepada karyawan.

Dengan mendelegasikan tugas kepada karyawan, maka Anda dapat fokus pada pengembangan usaha, seperti melakukan terobosan
baru atau memperluas area pemasaran.

Berikut ini ada beberapa trik yang dapat Anda lakukan untuk memantau kinerja karyawan Anda pada saat Anda tidak ada di
tempat :

  • Membuat sistem pelaporan yang rutin, seperti membuat laporan harian, mingguan, atau bulanan sehingga Anda dapat
  • memantau kinerja karyawan. Akan lebih baik jika menerapkan sistem online sehingga Anda dapat memantaunya tanpa hambatan ruang dan waktu.
  • Menentukan jadwal pertemuan rutin untuk berinteraksi, brainstorming, atau membahas masalah yang dihadapi karyawan di
    setiap divisi.
  • Melakukan inspeksi mendadak untuk melihat secara langsung performa karyawan.
  • Membangun sikap percaya kepada karyawan Anda dan menerima ide atau masukan yang disampaikan untuk kemajuan usaha.
  • Memberikan reward kepada karyawan yang berprestasi akan menunjukkan bahwa Anda benar-benar menghargai kerja kerasnya

Sehingga dapat memotivasi karyawan lain untuk melakukan hal serupa. karyawan memiliki kontribusi yang besar dalam mengembangkan bisnis yang Anda kerjakan. Tanpa bantuan mereka bisnis Anda akan berjalan stagnan. Melakukan koordinasi dan komunikasi dua arah antara owner dan karyawan sangat vital untuk dapat mencapai goal yang ditetapkan.

[Zahir/PM] (pengusahamuslim/baiti/i-dream)

Komentar
Load More Related Articles
Load More In Business
Comments are closed.

Check Also

Inspirasi Keluarga “Kesehatan Dan Kebugaran” _ Hidup Berkualitas

Sudahkah berkualitas hidup kita?bagaimana standar hidup yang sehat,bugar,berkualitas dan b…